• About
  • Kontak
  • Daftar Isi
  • Kritik dan Saran
  • Kebijakan Privasi

Pengertian dan Jenis-jenis Sekring Listrik

 


Di dalam sebuah instalasi misalnya ( untuk penerangan )Kawat –kawat penghubungnya akan mengadakan kesusutan tegangan , karena di dlm hambatan di kawat itu mengalir arus . agar kesusutan tegangan itu tdk melebihi harga yang tertentu , (biasanya 2 % untuk hubungan penerangan dan 5 % untuk hubungan tenaga ) , maka dapat dihitung ukuran kawat yang harus dipakai karena timbulnya kesusutan tegangan ini arus membangkitkan panas dalam kawat.meskipun hawa di sekitar kawat akan mendinginkan kawat itu tetapi perlu juga di perhatikan agar pemanasan kawat tidak melebihi batas .
Dalam praktek kawat penghantar luar untuk transmisi yang terdiri dari kawat polos ( tembaga atau alumunium ) yang dipasang pada isolator 2 diatas tiang yg tinggi dianggap dapat mengalirkan arus yang besar kalu dibandingkan dengan kabel tanah yg mempunyai ukuran yg sama. untuk kawat instalasi rumah yg menggunakan kawat berbungkus karet (NGA) yg dimasukkan dlm pipa besi . batas arus ini lebih kecil lagi untuk ukuran kawat yg sama agar arus yg mengalir di dlm kawat 2 itu setelah dihitung baik 2 dlm keadaan ada gangguan tdk membahayakan maka digunakan pengaman instalasi .
Sekring
Pengaman yg paling sederhana ialah dgn sekring sampai teganagan 6000 volt sekring digunakan dgn biasa hingga 200 a juga untuk tegangan 30 kv sekring masih digunakan untuk arus hingga 80 a tetapi yg biasa digunakan sehari ialah sekring dari 6,10 ,15,20,25 a . selanjutnya terdapat sekring untuk 35,60,80,100,160,225,400a .
Selembar atau beberapa lembar kawat perak dipasang di dlm bumbung keramik atau kaca yang diisi pasir putih dan menghubungkan kawat arus hingga arus melaluinya kalu arus ini melampaui batas yg diperkenankan , maka kawat ini akan putus dan arus yg membahaykan itu akan diputuskan . pada waktu kawat putus terjadi busur api segera dipadamkan oleh pasir yg berada di tabung itu. 3 macam sekring terdapat dlm praktek yakni
1 sekring uliran , 2 sekring tabung yang berupa sekring pemisah dan di atas 100a , dipergunakan sekring jalur yg terdiri dari jalur perak . untuk arus 2 kecil misalnya radio atau alat yang serupa terdapat sekring dari setengah ampere 1a atau 2a . harga 2 tersebut diatas bukan harga arus yg dapat memutuskan sekring tersebut, tetapi harga nominal yg berarti bahwa sekring itu boleh mengalirkan sebesar harga itu dgn tdk putus.arus yg besarnya 25 % Diatas harga itulah yg akan memutuskan sekring itu yg disebut harga batas
Jenis-jenis sekring
Sekring uliran pertama ialah sekring tertutup. Sekring ini berupa satuan yg mempunyai kaki edison sekring ini diulirkan kedalam sekring (elemen). Kawat perak didlmnya terdiri dari 2 lebar kawat .sebuah diantaranya lebih halus daripada yg lain keduanya menghubungkan tumit sekring itu dengan kaki sekring . kawat yg halus dibelokkan melalui pengisyarat pada kepalanya kalu kawat halus itu putus, maka pengisyaratan itu tertekan oleh pegas dan orang mengetahui sekring itu putus. 
Sekring tabung tdk banyak bedanya dalam prinsip sekring peluru , hanya untuk arus dan tegangan yg besar lebih sesuai karena ukurannya yang lebih besar.pemasangan tdk lagi menggunakan pemegang sekring dan kepala sekring , tetapi hanya kedua ujung sekring tabung itu saja dibuat daripada tembaga yg dilapis nikel dan pemegangnya berupa jepitan sekring ini juga diisi pasir putih , dan kawat yg digunakan menurut harga batasnya sekring ini dibuat untuk arus mulai 60a . pemasangan dapat dilakuknan pada dinding dgn menggunakan pelat. Kalu dipasang pada papan saklar maka isolator 2 pemegang kontak kontak berpegas itu langsung dipasang pada papan saklar dan dari belakang dipasang dgn menggunakan cincin dan mur . 
sekring terbuka ialah sekring tabung yang tdk bertutup pada ujung2 nya dan didlmnya tdk berisi pasir tabungnya biasa dibuat dari bahan keramik ,porselin atau kaca . kontak kontak pada ujungnya diberi baut untuk mengikat kawat sekring , kawat ini pada kedua ujungnya diberi sepatu untuk memudahkan pemasangannya . cara pemasangan sekring ini dilakukan dgn tang sekring . untuk tegangan hingga 500 f dapat pula dimasukkan atau dimasukkan dgn tangan . kontak2 berupa pisau2 yg dapat dijepit pd jepitan pemegang sekring
sekring tangkai dapat merupakan sekring bumbung , sekring terbuka atau sekring dgn bentuk lain yg diperlengkapui dgn tangkai untuk pegangan pd waktu pemasangan atau pencabutan sekring itu. Sekring jalur ialah sekring yg tdk dilindungi sama sekali dan hanya dipasang di dlm perkakas2 yg tertutup atau untuk papan saklar yg tdk penting . sekring jalur ini terdiri dari satu atau beberapa jalur yg dipersatukan ujung2nya dgn sepatu untuk dipasang pd jepitan2. 
Sekring pemisah ialah sekring 2 yg digabungkan dgn saklar pemisah . biasanya sekringnya berupa sekring tabung dgn kontak2 yg berupa pusau , dapat dicabut pd sebuah ujungnya dan berupa setengah engsel pd ujung yg sebelah lagi . kalu tdk putus , maka sekring ini dapat di keluar masukkan seperti saklar pemisah , tetapi kalu sekring itu putus , setelah dicabut seperti saklar pemisah, engselnya dapat dikeluarkan dari jepitannya dgn mudah . sekring pemisah ini mulai banyak dipergunakan orang karena untuk instalasi tenaga yg besar sangat menghemat biaya dan tempat. Pemasangannya dapat dgn beberapa jln . umunmnya seluruhnya dipasang diatas isolator2 untuk tegangan2 yg cukup tinggi .
Itulah Pengertian dan jenis-jenis sekring , semoga bermanfaat

Pengertian dan Jenis-jenis Sekring Listrik 4.5 5 Akhmad Akbar Harmila Di dalam sebuah instalasi misalnya ( untuk penerangan )Kawat –kawat penghubungnya akan mengadakan kesusutan tegangan , karena di dlm hamba...


No comments:

Post a Comment

Cara Berkomentar :
Berkomentarlah dgn sopan .
Dilarang promosi o*bat,t*gel dan menaruh link aktif.
Maaf apabila komentar anda belum sempat saya balas karena kesibukan saya di dunia nyata.
Terimakasih.

J-Theme